PRABUMULIH, Viapost.id | Angin puting beliung disertai hujan deras menerjang wilayah Kelurahan Majasari, Kecamatan Prabumulih Selatan, Kota Prabumulih, Minggu malam (12/4/2026) sekitar pukul 19.30 WIB. Peristiwa ini menyebabkan kerusakan pada sejumlah rumah warga serta sempat mengakibatkan aliran listrik padam.
Kapolsek Prabumulih Timur, Iptu Ulta Deanto, S.H., menjelaskan bahwa angin kencang datang secara tiba-tiba saat hujan deras mengguyur kawasan tersebut. Cuaca ekstrem itu mengakibatkan bagian atap rumah warga mengalami kerusakan cukup parah, bahkan beberapa plafon roboh akibat terpaan angin.
Dua warga terdampak dalam kejadian ini, yakni Agus Suseno (46), seorang buruh, dan Remilia (52), ibu rumah tangga. Keduanya mengalami kerusakan pada rumah, terutama di bagian atap dan struktur bangunan.
Saksi mata, M. Ali (49) dan Erni (40), menuturkan bahwa angin datang disertai suara gemuruh dan berputar cukup kencang. Dalam waktu singkat, talang atap terlepas dan bagian dalam rumah mengalami kerusakan.
Akibat kejadian tersebut, korban sementara mengungsi ke rumah tetangga dan kerabat terdekat demi keselamatan. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa ini.
Kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp10 juta. Dua unit rumah mengalami kerusakan pada bagian atap, plafon, serta instalasi listrik.
Mendapat laporan dari warga, personel Polsek Prabumulih Timur segera menuju lokasi untuk melakukan pengecekan tempat kejadian perkara (TKP), pendataan saksi, serta berkoordinasi dengan instansi terkait.
Petugas juga berkoordinasi dengan tim Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan serta pihak PLN Kota Prabumulih guna menangani pemadaman listrik dan mengantisipasi potensi bahaya lanjutan.
Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Prabumulih melalui Regu C Posko Delinom turut melakukan pengecekan pada pukul 22.00 WIB. Dipimpin Danru Sukisno bersama enam personel, tim melakukan asesmen serta penanganan awal di lokasi.
Kapolres Prabumulih, AKBP Bobby Kusumawardhana, S.H., S.I.K., M.Si., menegaskan pihaknya akan terus bersinergi dengan BPBD dan instansi terkait dalam penanganan bencana.
“Kami mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat terjadi sewaktu-waktu. Jika terjadi kondisi darurat, segera laporkan kepada pihak berwenang agar dapat ditangani dengan cepat,” ujarnya.
