PRABUMULIH, Viapost.id | PT Pertamina EP (PEP) Prabumulih Field kembali menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) Bedah Rumah Tahun 2025. Program tersebut dilaksanakan pada Senin, 15 Desember 2025, sebagai bentuk kepedulian perusahaan terhadap masyarakat di sekitar wilayah operasional.

Senior Manager PEP Prabumulih Field, M. Luthfi Ferdiansyah, menyampaikan bahwa PEP Prabumulih Field secara konsisten berkontribusi kepada masyarakat melalui berbagai program pemberdayaan yang bertujuan meningkatkan kualitas dan derajat hidup warga.
“Kami dari Prabumulih Field terus berkontribusi kepada masyarakat melalui program pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan derajat hidup warga. Setiap tahun kami melaksanakan program bedah dua rumah di wilayah Prabumulih dan Lembak, dan ke depan akan terus ditingkatkan. Program ini sangat bermanfaat dan akan dilaksanakan secara berkelanjutan,” ujarnya.

Ia juga berharap dukungan dari seluruh pihak terhadap kelancaran operasional dan proses produksi migas di Prabumulih Field. Menurutnya, stabilitas dan peningkatan produksi akan berdampak langsung pada semakin besarnya kontribusi perusahaan kepada masyarakat.
“Apabila produksi terus meningkat, maka kontribusi yang dapat diberikan kepada masyarakat juga akan semakin besar. Terima kasih atas sinergi dan dukungan seluruh pihak. Kami akan terus berupaya menjaga eksistensi dan kontribusi Prabumulih Field dalam mendukung ketahanan energi nasional dengan kondisi produksi yang tetap stabil,” tambahnya.
Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Daerah Kota Prabumulih, H. Elman ST MM, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari serah terima Program Pemberdayaan Masyarakat berupa penyediaan rumah layak huni bagi warga di sekitar wilayah operasional Pertamina.
“Hari ini dilaksanakan serah terima program pemberdayaan masyarakat untuk menyediakan rumah layak huni bagi warga sekitar. Kami mengucapkan terima kasih kepada Pertamina yang sejak tahun 1974 telah berkontribusi bagi masyarakat Prabumulih. Semoga ke depan produksinya terus meningkat,” ungkap Elman.
Ia menegaskan bahwa sinergi dan kolaborasi yang berkelanjutan antara pemerintah, perusahaan, dan masyarakat sangat penting. Menurutnya, program bedah rumah ini tidak hanya mendukung program Pemerintah Kota Prabumulih, tetapi juga sejalan dengan kebijakan pemerintah pusat dalam upaya pengentasan kemiskinan.
Salah satu penerima manfaat program tersebut, Cecep Adi Putra (32), seorang buruh harian, mengaku sangat bersyukur atas bantuan rumah layak huni yang diterimanya. Selama sekitar lima tahun, Cecep bersama keluarganya tinggal di rumah papan dengan kondisi yang memprihatinkan. Dengan penghasilan tidak menentu, maksimal sekitar Rp100 ribu per hari, bantuan tersebut sangat berarti bagi kehidupannya.
“Saya sangat bersyukur dan mengucapkan terima kasih kepada Pertamina karena telah membantu mewujudkan rumah yang layak untuk keluarga kami,” ungkapnya.
Selain program bedah rumah, kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Kelompok Wanita Tani (KWT) Gelam Jaya. Dalam kesempatan itu, disampaikan imbauan agar KWT dapat memanfaatkan lahan kosong di lingkungan sekitar untuk ditanami berbagai jenis sayur-mayur dan tanaman produktif lainnya. Upaya ini diharapkan dapat mendukung ketahanan pangan sekaligus meningkatkan perekonomian keluarga.
Melalui Program PPM Bedah Rumah ini, PEP Prabumulih Field menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan pemerintah dan masyarakat, guna mendukung kesejahteraan sosial serta menjaga keberlanjutan produksi migas sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan energi nasional.
