Kebakaran Makam Puyang Ratu Pase Gunung Ibul Hebohkan Warga, Kerugian Capai Rp15 Juta

Prabumulih, Viapost.id | Kebakaran yang melanda makam keramat Puyang Ratu Pase di Kelurahan Gunung Ibul Induk, Kecamatan Prabumulih Timur, Kota Prabumulih, Minggu (5/4/2026) malam, menyita perhatian warga dan aparat. Lokasi yang dikenal memiliki nilai spiritual tinggi itu sempat dilalap api sebelum akhirnya berhasil dipadamkan petugas.

Peristiwa tersebut diketahui sekitar pukul 19.00 WIB, setelah informasi kebakaran beredar melalui grup komunikasi warga. Masyarakat di sekitar kawasan Komplek Islamic Center pun langsung merespons dan melaporkan kejadian tersebut kepada pihak berwenang.
Saksi mata, Effendi (56), Ketua RW 02, bersama Marsali (54), segera menuju lokasi setelah menerima informasi.

Setibanya di tempat kejadian perkara (TKP), keduanya mendapati api telah membesar dan membakar bangunan makam semi permanen berukuran sekitar 5×8 meter.

Merespons laporan tersebut, petugas dari Bidang Kedaruratan Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan BPBD Kota Prabumulih yang siaga di Posko Taman Murni langsung bergerak ke lokasi dengan perlengkapan lengkap. Setibanya di TKP, petugas segera melakukan upaya pemadaman.

Api akhirnya berhasil dikendalikan dan dipadamkan sekitar pukul 19.40 WIB. Proses kemudian dilanjutkan dengan pendinginan guna mencegah potensi kebakaran susulan.

Tidak terdapat korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, kerugian material ditaksir mencapai sekitar Rp15 juta akibat kerusakan pada bangunan makam beserta perlengkapannya.
Sementara itu, jajaran kepolisian dari Polsek Prabumulih Timur turut bergerak cepat dengan mendatangi lokasi, mengamankan area, serta meminta keterangan para saksi.

Garis polisi juga telah dipasang untuk kepentingan penyelidikan.
Tim dari Polres Prabumulih yang dipimpin Kanit 2 SPKT bersama personel Satreskrim dan unit INAFIS juga turun langsung ke lokasi. Mereka melakukan olah TKP secara mendalam guna mengumpulkan barang bukti dan mengungkap penyebab pasti kebakaran melalui proses identifikasi forensik.

Kapolsek Prabumulih Timur dalam keterangannya menyampaikan bahwa pihaknya masih melakukan pendalaman terkait penyebab kebakaran.
“Bersama tim dari Polres, termasuk Satreskrim dan INAFIS, kami telah melakukan olah TKP. Dugaan sementara api berasal dari dalam area makam, namun masih kami dalami untuk memastikan tidak ada unsur lain,” ujarnya.

BPBD Kota Prabumulih juga menegaskan bahwa penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan oleh pihak kepolisian. Sinergi antara BPBD dan aparat kepolisian dinilai menjadi kunci dalam penanganan cepat kejadian tersebut.

Kapolsek turut mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dalam penggunaan api, khususnya di area yang rawan terbakar maupun memiliki nilai historis dan spiritual. Warga juga diminta segera melapor jika menemukan potensi bahaya kebakaran di lingkungan masing-masing.

Saat ini, kondisi di sekitar lokasi kejadian telah kembali kondusif. Aparat kepolisian bersama instansi terkait masih melakukan pemantauan dan pendalaman guna mencegah kejadian serupa terulang di kemudian hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *