PRABUMULIH, Viapost.id | Aksi pencurian dengan kekerasan (curas) yang menimpa seorang mahasiswi di Jalan Jenderal Sudirman, tepatnya di dekat SDN 12 Prabumulih, Kelurahan Patih Galung, Kecamatan Prabumulih Barat, menjadi perhatian publik setelah videonya viral di media sosial, Selasa (24/3/2026).
Peristiwa tersebut terjadi pada Senin malam (23/3/2026) sekitar pukul 19.35 WIB. Jajaran Polsek Prabumulih Barat memastikan laporan korban telah diterima dan saat ini kasusnya tengah dalam proses penyelidikan.
Korban diketahui berinisial F.R. (26), seorang mahasiswi yang berdomisili di wilayah Prabumulih Barat. Akibat kejadian itu, korban kehilangan satu unit sepeda motor Honda Beat warna hitam tahun 2022 dengan kerugian ditaksir mencapai Rp13 juta.
Berdasarkan keterangan yang dihimpun penyidik, kejadian bermula saat korban mengendarai sepeda motor seorang diri dari arah Pasar Prabumulih menuju rumahnya.
Saat melintas di lokasi kejadian, korban dipepet oleh dua orang pelaku yang mengendarai sepeda motor. Salah satu pelaku sempat berusaha mengambil kunci kontak, namun gagal.
Tidak berhenti di situ, pelaku kemudian menendang sepeda motor korban hingga terjatuh. Dalam kondisi terjatuh, salah satu pelaku mengancam korban menggunakan senjata tajam, sehingga korban tidak berani melawan.
Pelaku kemudian membawa kabur sepeda motor korban dan melarikan diri ke arah Muara Enim.
Polisi telah meminta keterangan dari satu orang saksi yang berada di lokasi kejadian guna mendukung proses penyelidikan.
Menindaklanjuti kejadian tersebut, jajaran Polsek Prabumulih Barat bersama Polres Prabumulih bergerak cepat dengan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), pemeriksaan saksi, penelusuran rekaman CCTV di sekitar lokasi, serta pemetaan jalur pelarian pelaku.
Selain itu, koordinasi dengan tim operasional juga dilakukan untuk mempercepat pengungkapan identitas pelaku yang hingga kini masih dalam pengejaran.
Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho menegaskan bahwa setiap tindak kejahatan jalanan menjadi perhatian serius pihak kepolisian.
“Kami memastikan setiap laporan masyarakat ditindaklanjuti secara serius. Penyelidikan terus berjalan dan pelaku akan kami kejar hingga tertangkap,” tegasnya.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya menyampaikan bahwa penyidik langsung bergerak sejak laporan diterima.
“Tim langsung turun ke lapangan untuk melakukan olah TKP dan mengumpulkan bukti. Fokus kami saat ini adalah mengidentifikasi serta menangkap pelaku,” ujarnya.
Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, khususnya saat berkendara pada malam hari.
“Hindari melintas sendirian di lokasi sepi. Jika mengalami atau mengetahui kejadian serupa, segera laporkan melalui layanan 110,” imbaunya.
Saat ini, penyidik masih terus melakukan pengembangan dan pengejaran terhadap kedua pelaku.
Polda Sumatera Selatan menegaskan komitmennya untuk menindak tegas setiap bentuk kejahatan jalanan demi menjaga keamanan masyarakat.
