Prabumulih, Viapost.id | Sebuah mobil pick up jenis Suzuki Carry bernomor polisi BG 8468 OL mengalami kecelakaan tunggal dengan terperosok ke pinggir jalan di jalur Prabumulih–Baturaja, tepatnya di Kelurahan Tanjung Rambang, Kecamatan Rambang Kapak Tengah (RKT), Kota Prabumulih, Kamis (19/3/2026) sekitar pukul 09.00 WIB.

Peristiwa tersebut terjadi di depan Kantor Camat Rambang Kapak Tengah dan sempat menarik perhatian warga serta pengendara yang melintas. Kendaraan dilaporkan terperosok ke jurang dengan kedalaman sekitar enam meter dari badan jalan.
Pengemudi kendaraan diketahui bernama Firli, seorang karyawan swasta yang berdomisili di Jalan Karang Anyar RT 01 RW 07, Kelurahan Bukit Baru, Kecamatan Ilir Barat I, Kota Palembang. Dalam kejadian itu, korban hanya mengalami luka ringan dan tidak memerlukan perawatan intensif.
Mendapat laporan kejadian, personel Polsek Rambang Kapak Tengah, yakni Aipda Ismali dan Aipda Herdian, segera menuju lokasi untuk melakukan penanganan. Petugas langsung melakukan pengaturan lalu lintas guna mencegah kemacetan yang lebih panjang.
Kemacetan sempat terjadi karena banyaknya pengendara yang memperlambat laju kendaraan untuk melihat proses evakuasi mobil. Kondisi tersebut menyebabkan antrean kendaraan di kedua arah.
Petugas kepolisian kemudian melakukan penguraian arus lalu lintas serta mengimbau masyarakat agar tidak berhenti di lokasi kejadian. Langkah cepat tersebut terbukti efektif dalam mengendalikan situasi di lapangan.
Sekitar pukul 10.00 WIB, proses evakuasi kendaraan berhasil diselesaikan. Setelah itu, arus lalu lintas kembali normal dan lancar tanpa hambatan berarti.
Kapolsek Rambang Kapak Tengah menyampaikan pihaknya bergerak cepat untuk memastikan keselamatan pengguna jalan serta menjaga kelancaran arus lalu lintas.
“Kami langsung menurunkan personel ke lokasi untuk melakukan pengamanan dan pengaturan lalu lintas. Alhamdulillah, evakuasi berjalan lancar dan situasi dapat segera dikendalikan,” ujarnya.
Ia juga mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar selalu berhati-hati saat berkendara, terutama di jalur yang rawan kecelakaan.
“Kami mengingatkan masyarakat agar tetap waspada, tidak mengurangi konsentrasi saat berkendara, serta tidak berhenti di lokasi kejadian karena dapat memicu kemacetan,” tambahnya.
Secara keseluruhan, situasi di lokasi kejadian terpantau aman dan kondusif pasca evakuasi, dengan arus lalu lintas kembali berjalan lancar.
