Kebakaran Rumah di Prabumulih Barat Tewaskan Tiga Orang, Diduga Korsleting Listrik

Prabumulih, Viapost.id | Peristiwa kebakaran tragis terjadi di Kelurahan Payu Putat, Kecamatan Prabumulih Barat, Kota Prabumulih, Kamis (19/3/2026) dini hari. Insiden tersebut menghanguskan satu unit rumah panggung dua lantai milik Anuar Saleh dan menyebabkan tiga orang meninggal dunia.

Kebakaran diketahui terjadi sekitar pukul 02.00 WIB saat sebagian besar penghuni rumah sedang terlelap. Api dengan cepat membesar dan melalap bangunan yang mayoritas berbahan kayu, sehingga warga sekitar kesulitan melakukan pemadaman secara manual.

Berdasarkan data di lapangan, korban meninggal dunia berjumlah tiga orang, yakni NS (80), SR (44), dan LP (15). Ketiganya berada di dalam kamar lantai dua saat kebakaran terjadi dan tidak sempat menyelamatkan diri.

Sementara itu, dua penghuni lainnya berhasil selamat. Salah satu saksi, Cakra Sailendra, anak dari pemilik rumah, terlihat histeris dan meminta bantuan warga untuk memadamkan api serta menyelamatkan anggota keluarga yang masih berada di dalam rumah.

Saksi lainnya, Apri, mengaku mengetahui kejadian setelah dibangunkan warga. Saat tiba di lokasi, api sudah membesar dan rumah dipenuhi asap tebal, sehingga upaya penyelamatan korban mengalami kendala.
Dugaan sementara, kebakaran dipicu korsleting listrik dari colokan di lantai satu rumah.

Percikan api kemudian merambat dengan cepat ke seluruh bagian bangunan hingga tidak terkendali.
Petugas pemadam kebakaran dari Pemerintah Kota Prabumulih, dibantu satu unit dari Pemkab PALI, dikerahkan ke lokasi. Setelah berjibaku sekitar dua jam, api berhasil dipadamkan pada pukul 04.00 WIB dengan mengerahkan empat unit mobil pemadam.

Akibat kejadian tersebut, satu unit rumah panggung dua lantai beserta sejumlah harta benda hangus terbakar, di antaranya tiga sepeda motor, dua sepeda listrik, serta barang berharga lainnya. Kerugian materiil hingga kini masih dalam pendataan.

Pihak kepolisian dari Polres Prabumulih langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memasang garis polisi, serta mengumpulkan keterangan saksi. Pendataan korban dan barang bukti juga masih terus dilakukan.

Ketiga korban telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. Keluarga korban menolak dilakukan autopsi maupun visum terhadap jenazah.
Kasi Humas Polres Prabumulih, AKP Bratanata, S.E., membenarkan peristiwa tersebut. Ia menyebutkan, dugaan sementara penyebab kebakaran adalah korsleting listrik.

“Benar telah terjadi kebakaran rumah di wilayah Prabumulih Barat yang mengakibatkan tiga orang meninggal dunia. Dugaan awal akibat korsleting listrik, namun masih dalam penyelidikan lebih lanjut,” ujarnya.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, khususnya yang disebabkan instalasi listrik yang tidak layak.

“Kami mengingatkan warga agar rutin memeriksa instalasi listrik di rumah guna mencegah kejadian serupa,” tambahnya.
Saat ini, situasi di lokasi kejadian telah kondusif. Aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan lanjutan untuk memastikan penyebab pasti kebakaran.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *