PEP Adera Field Temukan Sumur Minyak Baru di Abab, Potensi Awal Capai 505 BOPD


Prabumulih, Viapost.id — PT Pertamina EP (PEP) Adera Field berhasil menemukan sumur minyak baru ABB-145 di Struktur Abab dengan potensi produksi awal mencapai 505 barel minyak per hari (BOPD).(18/3/2026).


Potensi tersebut diperoleh melalui uji alir awal (initial flow test) menggunakan jepitan 13 mm yang dilakukan pada 1 Maret 2026 pukul 15.00–18.00 WIB. Dalam pengujian tersebut juga tercatat aliran gas sebesar 5,096 juta standar kaki kubik per hari (MMSCFD).
Setelah aliran mulai stabil, tim melanjutkan dengan multi rate test (MRT). Hasil pengujian menunjukkan estimasi laju produksi stabil sebesar 129 BOPD dan gas 1,8 MMSCFD saat sumur beroperasi optimal.


General Manager PEP Zona 4, Djudjuwanto, menyampaikan bahwa penemuan ini merupakan hasil kerja berkelanjutan tim dalam menghadirkan inovasi di bidang eksploitasi dan pengembangan.
“Keselamatan kerja tetap menjadi prioritas utama dalam setiap kegiatan, sehingga kontribusi yang diberikan dapat optimal dalam mendukung ketahanan energi nasional,” ujarnya.


Sumur ABB-145 merupakan sumur pengembangan (infill well) yang termasuk dalam program Rencana Kerja (RK) Pengeboran 2026. Tajak sumur dimulai pada 31 Januari 2026, sementara kegiatan pengeboran dan komplesi selesai pada 28 Februari 2026.


Penentuan lokasi sumur ini tidak lepas dari keberhasilan pengeboran sumur sebelumnya, yakni ABB-140 pada 2023 dan ABB-143 pada 2025, yang mengindikasikan adanya potensi stratigraphic play di bagian timur laut Struktur Abab.


Salah satu terobosan penting dalam penentuan lokasi ABB-145 adalah pemanfaatan data seismik 3D terbaru yang diakuisisi pada 2023. Data ini memberikan gambaran bawah permukaan yang lebih detail dibandingkan data seismik 2D sebelumnya.
Data tersebut kemudian dianalisis dan diintegrasikan dengan data sumur eksisting, termasuk performa reservoir dari sumur referensi. Hasil integrasi ini menjadi dasar dalam penentuan penempatan sumur untuk mengoptimalkan potensi reservoir yang telah terbukti.


Senior Manager Subsurface Development & Planning PEP Zona 4, Reza Nur Ardianto, menegaskan bahwa penemuan ini menunjukkan peluang migas baru masih terbuka luas.
“Kami akan terus melakukan kajian agar potensi ini dapat dikembangkan secara optimal, serta mengidentifikasi peluang lainnya di sekitar Struktur Abab sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan energi nasional,” ungkapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *