Pasar Bedug Ramadan Resmi Dibuka, Pemkot Prabumulih Dorong UMKM dan Ekonomi Rakyat

PRABUMULIH, Viapost.id | Suasana sore di kawasan Pasar PTM 1 Prabumulih tampak semarak dan dipadati warga yang berburu takjil serta aneka kuliner berbuka puasa. Pemerintah Kota Prabumulih secara resmi membuka Pasar Bedug (Kuliner) Ramadan 1447 Hijriah pada Rabu sore, 25 Februari 2026.

Peresmian dilakukan langsung oleh Wali Kota Prabumulih, H. Arlan, didampingi Wakil Wali Kota Franky Nasril. Kegiatan ini turut dihadiri unsur Forkopimda, antara lain Kajari Prabumulih Asvera Primadona, Ketua Pengadilan Negeri R.A. Asriningrum Kusumawardhani, Ketua DPRD Prabumulih Deni Viktoria, para kepala OPD, serta Camat Prabumulih Utara Afbrian Delvino.
Dalam sambutannya, Wali Kota H. Arlan menegaskan bahwa Pasar Bedug tidak hanya menjadi pusat kuliner Ramadan, tetapi juga sarana pemberdayaan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

“Pasar Bedug ini kami hadirkan untuk membantu masyarakat, khususnya pelaku UMKM, agar dapat meningkatkan pendapatan selama bulan suci Ramadan. Selain itu, masyarakat juga lebih mudah mendapatkan menu berbuka puasa yang beragam, higienis, dan terjangkau,” ujar Arlan.

Ia juga mengimbau para pedagang untuk menjaga kebersihan, ketertiban, serta kualitas makanan demi kenyamanan pengunjung.
“Mari kita jaga bersama agar Pasar Bedug ini menjadi tempat yang aman, bersih, dan tertib, sehingga masyarakat merasa nyaman dan kegiatan ini dapat terus berlangsung setiap tahun,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Prabumulih Deni Viktoria menyatakan dukungan penuh terhadap kegiatan yang dinilai mampu menggerakkan perekonomian masyarakat.
“Kami dari DPRD sangat mendukung kegiatan ini karena berdampak langsung pada ekonomi rakyat. Pasar Bedug memberikan peluang bagi pedagang untuk meningkatkan penghasilan sekaligus memudahkan warga memenuhi kebutuhan berbuka puasa,” ungkapnya.

Sejak dibuka, Pasar Bedug PTM 1 langsung dipadati pengunjung. Beragam jenis makanan dan minuman tersedia, mulai dari takjil tradisional, kue basah, hingga hidangan berat khas Nusantara. Pemerintah Kota Prabumulih berharap pasar musiman ini dapat menjadi ikon Ramadan sekaligus motor penggerak ekonomi lokal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *