Target Tercapai, 50 Akseptor Ikuti Pencabutan dan Pemasangan Implan KB di Rumah Dinas Wali Kota

PRABUMULIH, Viapost.id | Target sebanyak 50 orang akseptor Keluarga Berencana (KB) dalam kegiatan pencabutan dan pemasangan implan berhasil tercapai. Kegiatan ini digelar dalam rangka memperingati Hari Ibu ke-97, dan berlangsung di Rumah Dinas Wali Kota Prabumulih, Kelurahan Gunung Ibul, Selasa (17/12/2025).

Kegiatan tersebut ditinjau langsung oleh Wali Kota Prabumulih, didampingi Ketua TP PKK Kota Prabumulih, Wakil Ketua TP PKK, serta Wakil Wali Kota (Wawako) Prabumulih, sebagai bentuk dukungan terhadap program peningkatan kesehatan ibu dan keluarga.

Pelayanan KB ini dilaksanakan oleh tenaga medis dari Puskesmas Cambai, yang terdiri dari 1 orang dokter dan 6 orang tenaga bidan, dengan dukungan penuh dari Dinas PPKBPPPA Kota Prabumulih.

Kepala Dinas PPKBPPPA Kota Prabumulih, Eti Agustina, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan momentum penting dalam memperkuat peran perempuan melalui program Keluarga Berencana.

“Alhamdulillah, target 50 akseptor hari ini dapat tercapai. Kegiatan ini menjadi bagian dari peringatan Hari Ibu ke-97 sekaligus upaya nyata pemerintah dalam memberikan pelayanan KB yang aman, gratis, dan berkualitas kepada masyarakat,” ujar Eti Agustina.

Ia menambahkan, keberhasilan kegiatan ini tidak terlepas dari dukungan pimpinan daerah dan peran aktif TP PKK.

“Kami mengapresiasi dukungan Wali Kota, TP PKK, serta tenaga kesehatan. Harapannya, kesadaran masyarakat terhadap pentingnya KB terus meningkat demi mewujudkan keluarga sehat dan sejahtera,” tambahnya.

Sementara itu, salah satu pasien KB implan, Siti (35), mengaku merasa terbantu dengan adanya pelayanan KB yang digelar di pusat kota dan mudah dijangkau.

“Pelayanannya sangat baik dan tidak menunggu lama. Saya merasa tenang karena ditangani langsung oleh tenaga medis. Semoga kegiatan seperti ini terus diadakan,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Prabumulih berharap program Keluarga Berencana dapat terus berjalan optimal sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *