Sebulan Menganga, Lubang Drainase di Simpang 4 Gunung Ibul Disebut Bekas Pekerjaan Proyek—Warga Minta Tanggung Jawab!”

foto;kondisi drainasi yang terbengkalai

PRABUMULIH, Viapost.id | Lubang drainase yang menganga di kawasan Simpang 4 Kelurahan Gunung Ibul, Kecamatan Prabumulih Timur, sudah lebih dari sebulan dibiarkan tanpa penanganan. Penutup drainase beton yang semestinya menjadi akses buka–tutup saluran air tampak hilang atau rusak di beberapa titik, diduga akibat aktivitas pekerjaan proyek yang sebelumnya menggali area tersebut.

Pantauan di lapangan menunjukkan kondisi ini sangat membahayakan pengguna jalan. Posisi lubang yang berada tepat di sisi jalur ramai membuat risiko kecelakaan semakin tinggi, baik bagi pengendara motor, mobil, maupun anak-anak yang melintas.

Warga setempat mengaku kecewa karena setelah pekerjaan proyek selesai, penutup drainase tidak dikembalikan seperti semula. “Ini bekas proyek yang buka tutup drainase. Sudah hampir sebulan tidak dipasang lagi. Bahaya sekali, apalagi malam hari,” ujar salah satu warga yang menuturkan keresahannya.

Air yang menggenang di dasar saluran membuat lubang tampak gelap dan sulit terlihat. Kondisi ini diperparah saat hujan atau ketika pencahayaan minim di sore hingga malam hari.

Hingga kini, warga belum melihat adanya upaya perbaikan dari pihak pelaksana proyek maupun dinas terkait. Mereka berharap penanggung jawab proyek segera turun tangan sebelum terjadi korban kecelakaan.

“Kami minta pihak proyek bertanggung jawab. Jangan dibiarkan seperti ini. Ini jalan umum, banyak orang lewat,” tambah warga lainnya.

Masyarakat mendesak pemerintah kota untuk menegur pihak proyek dan memastikan penutupan drainase segera dilakukan demi keselamatan publik di kawasan tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *